Masuk ke Kedalaman, Berjumpa dengan Kristus
Ada kalanya kita mencari Tuhan ke mana-mana. Kita sibuk dengan aktivitas rohani, pelayanan, berdiskusi, seolah Tuhan itu jauh dan harus dikejar keluar dari diri kita. Namun firman Tuhan mengajak kita berhenti sejenak. Mengajak kita masuk kedalam. Bukan untuk menemukan “keilahian diri”, tetapi untuk berjumpa dengan Tuhan yang sudah lebih dahulu hadir di sana. Di dalam keheningan hati, kita mulai menyadari sesuatu: Bahwa hidup kita ini bukan berdiri sendiri. Ada Pribadi yang menopang, menghidupi, dan mengenal kita lebih dalam daripada kita mengenal diri sendiri . Bukan kita adalah Tuhan. Tetapi Tuhan berkenan diam di dalam kita. Dan dari situ lahir kesadaran yang lembut namun kuat: Hidup ini bukan milik kita lagi sepenuhnya. Kita hidup karena Kristus berkenan hadir di dalam kita. Sejak itu, cara kita memandang orang lain berubah. Kita belajar melihat sesama bukan sebagai objek, tapi sebagai pribadi yang juga dikasihi Tuhan. Mengasihi bukan lagi sekadar kewajiban, tapi respons alami dari ...