Posts

Showing posts with the label Fiksi

Manggala Dari Paitunan-6

Bayangan Pemberontakan Setelah dituduh sebagai bagian dari pengkhianatan, Naren dan Wiro tetap berada di istana dengan langkah serba hati-hati. Mereka tidak bisa langsung melarikan diri sebab setiap gerakan akan dicurigai. Mereka harus menunggu kesempatan yang tepat. Ketika keduanya masih menimbang langkah selanjutnya, seorang punggawa kerajaan dengan pakaian kebesaran melangkah masuk ke ruangan dengan penuh hormat. Ia memberi salam kepada **Ndoro Putri Ajeng**, lalu menatap Naren dan Wiro dengan mata penuh tanda tanya sebelum duduk bersila dengan sopan. “Hamba mohon izin, Ndoro Putri,” ujarnya dengan suara berwibawa. “Ada perintah dari dalam istana bahwa kedua pemuda ini adalah bagian dari kelompok pengkhianat kerajaan. Hamba diperintahkan untuk menyerahkan mereka kepada pengawal utama.” Mata Ndoro Putri Ajeng menyipit. Ia menatap punggawa itu dengan tenang, tetapi sorot matanya tajam penuh makna. “Kedua pemuda ini adalah tamuku. Urusan mereka berada dalam tanggung jawabku,” ucapnya d...

Manggala Dari Paitunan-5

Bab 5: Keputusan di Tengah Badai Terungkapnya Informasi Rahasia.  Di dalam gubug sederhana di pinggiran Alas Tirta Manik, cahaya ublik berpendar lembut di antara bayang-bayang kayu tua. Naren dan Wiro duduk bersila di hadapan Kyai Lembu Jagratara, yang tampak tenggelam dalam pikirannya. Di hadapannya, sebuah naskah kuno berisi sandi rahasia terbentang di atas tikar pandan. "Kalian harus tahu," ucap Kyai dengan suara berat, "pengkhianatan ini lebih besar dari yang kalian kira. Ini bukan sekadar rencana pemberontakan kecil." Ia menelusuri tulisan-tulisan di naskah itu dengan jemarinya yang keriput. “Ini adalah bagian dari dokumen rahasia kerajaan—jejak pengkhianatan yang sudah lama berakar.” Naren menatapnya dengan tajam. "Apakah ada dalang dari dalam istana sendiri?" Kyai Lembu Jagratara mengangguk perlahan. "Ya. Ada seseorang yang berkuasa yang mendukung kelompok pemberontak. Ia ingin menggulingkan Sang Mahapatih sebelum rencana besar Majapahit terlak...