Jejak Waktu dan Perjalanan Pulang
Langit pagi itu masih kelabu ketika aku bersiap meninggalkan Jogja, kota yang selalu menyimpan kenangan. Tiga hari berlalu dengan begitu cepat, diisi dengan perbincangan hangat, tawa, dan nostalgia bersama teman-teman lama. Bertemu dengan kawan kawan ex P4 Smada 85 Jogja dalam resepsi pernikahan Laras, anaknya Yayuk, teman sekelas SMA dulu. Malam sebelumnya, di sebuah warung mie Jawa yang sederhana, kami duduk melingkar bersama beberapa sahabat, Encik, mas Bambang, mas Iqbal, mas Céng, dan beberapa kawan yang lain, berbagi cerita tentang hidup yang terus berjalan tanpa jeda, ngobrol tentang banyak hal lainya. Ada yang tetap di tempatnya, ada yang terus berpindah, tetapi waktu tidak menunggu siapa pun. Dalam perjalanan pulang menuju Denpasar, kembali naik bus antar kota sambil menikmati perjalanan panjang, pikiranku melayang ke tahun-tahun yang telah berlalu. Rasanya baru kemarin aku duduk di bangku kuliah, merangkai mimpi, lalu menghadapi kenyataan hidup dengan segala tantangannya. Ent...