Posts

Showing posts from July, 2026

Ketika Anugerah Berubah Jadi Hak

Masih ingat cerita komedian eks Srimulat, Nunung? Selama bertahun-tahun ia membantu banyak anggota keluarganya. Pada awalnya bantuan itu diterima dengan rasa syukur. Namun seiring waktu, sesuatu yang menarik terjadi. Bantuan yang semula dipandang sebagai kebaikan perlahan berubah menjadi sesuatu yang dianggap wajar. Harapan pun tumbuh. Dan ketika suatu saat bantuan itu tidak lagi dapat diberikan, muncullah kekecewaan. Dan saat Nunung bangkrut, ia ditinggalkan oleh orang yang selama ini dibantunya.  Tentu renungan ini bukan sedang membahas Nunung ataupun keluarganya. Yang menarik justru adalah bagaimana hati manusia bekerja. Bukankah hal seperti itu juga dapat terjadi dalam banyak relasi? Sesuatu yang semula diterima sebagai anugerah, perlahan dapat berubah menjadi sesuatu yang kita anggap sebagai hak. Perenungan itu membawa kita melihat kehidupan rohani dari sudut yang berbeda. Sebagian besar dari kita mulai mencari Allah karena kebutuhan. Kita datang kepada-Nya ketika merasa tidak...

Dari Kebutuhan Menuju Pribadi Allah

Sejak lahir, manusia hidup dengan berbagai kebutuhan. Ketika lapar, kita mencari makanan. Ketika haus, kita mencari minuman. Ketika merasa tidak aman, kita mencari perlindungan. Ketika terluka, kita mencari pemulihan. Dalam psikologi dikenal sebuah gagasan yang disebut pleasure principle , yaitu kecenderungan manusia untuk mencari apa yang menyenangkan dan menghindari apa yang menimbulkan kesulitan atau penderitaan. Semakin direnungkan, prinsip ini ternyata tidak hanya tampak dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam kehidupan rohani. Coba perhatikan doa-doa kita. Sebagian besar berisi ucapan syukur karena sesuatu telah diterima, atau permohonan agar Tuhan memenuhi kebutuhan yang sedang dihadapi. Kita bersyukur ketika sehat, memohon ketika sakit. Kita bersukacita ketika jalan hidup terasa lancar, lalu datang kepada Tuhan ketika menghadapi jalan buntu. Tidak ada yang salah dengan semua itu. Justru itulah wajah manusia yang sadar bahwa dirinya membutuhkan pertolongan. Namun, di bali...